...KETIKA KUBUR MENASIHATI CALON PENGHUNINYA...
Bimillahi minal Awwali wal Akhiri ... Setelah jenazah diletakkan di
lubang sempit seukuran jazad, kemudian penggali kubur menutup dengan
tanah bekas galian itu, nisan sementara berupa papan yang ditulisi nama,
tanggal lahir dan tanggal wafat si mayit, gundukan tanah itu ditempeli
potongan potongan rumput untuk menutupi tanah yang masih basah itu. Pa
ra
pengantar jenazah masih menyempatkan berdoa terutama mendoakan
almarhum, kadang kadang didahului dengan sambutan dari sohibul musibah
dilanjutkan dengan wakil instansi bekas tempat almarhum bekerja semasa
hidupnya atau ditambah lagi dari teman teman sejawatnya.
Usai
semua prosesi pemakaman , satu per satu mereka meninggalkan areal
pemakaman dengan pikiran dan perasaannya masing-masing. Tinggallah sosok
tubuh yang telah terpisah dengan ruhnya tergolek di lubang sempit yang
telah ditutupi tanah yang ditaburi serpihan kembang aneka ragam warna
warni di atas permukaannya. Kuburan, adalah terminal awal dalam
perjalanan jauh anak manusia untuk kembali menuju ke kampung halaman
asalnya yaitu kampung akhirat nun jauh disana.
Lamat-lamat ruh
si mayit teringat untaian nasihat kubur yang pernah didengarnya dari
salah seorang ustadz dalam pengajian yang ia hadiri semasa hidupnya.
Memang betul apa yang dinyatakan oleh kubur bahwa ia tempat yang paling
gelap. Ternyata ketika penggali kubur usai menimbun kuburannya, tak
sedikitpun cahaya masuk ke dalam, semua dalam keadaan gelap gulita.
Ketika kubur menyatakan bahwa ia adalah tempat yang paling sempit,
ternyata tak ada celah tempat yang longgar bagi jasad yang terbaring di
dalamnya. Kepala, ujung kaki dan tubuhnya yang diposisikan miring
menghadap kiblat sangat pas dengan rongga tanah yang disisakan di bawah
bambu yang tersusun di langit-langit sepanjang kuburan itu. Bila kubur
menyatakan bahwa tempatnya paling sepi, maka ketika anak-anak,
isteri/suami, saudara, kerabat, teman dan sahabatnya baru saja
beramai-ramai mengantarkan jenazahnya semua telah kembali ke tempatnya
masing-masing, tinggallah jazad dan ruhnya sendirian dalam kegelapan dan
tempat yang teramat sempit. Bermunculan kemudian binatang-binatang
penghuni tanah yang menjijikkan dan yang berbisa serta menyeramkan
mengerubuti sosok mayat yang baru untuk dijadikan santapan lezat sebagai
rezki untuk penyambung hidup mereka. Tidak berapa lama terdengar suara
yang sangat mengagetkan diikuti kehadiran dua malaikat Munkar, Nakir
dengan tegas melaksanakan perintah Allah menanyai ruh yang telah
terpisah dari jazadnya.
Apa yang dinyatakan oleh kubur yang
pernah ia dengar dari ustadz dulu sungguh kini menjadi kenyataan. Sebuah
pengalaman baru yang tak pernah terbayang dan terpikirkan secara
sungguh-sungguh semasa hidupnya, Cuma terlintas saja dalam pikiran, tak
pernah direnungkan, apalagi dibayangkan bakal terjadi seperti pengalaman
pertamanya hari ini. Berapa lama kiranya keadaan ini akan dialaminya,
dia juga tak pernah ingin tahu selama ini. Yang jelas akan jauh lebih
lama dari umurnya semasa hidup di dunia.
Jika di tempat ini
merupakan terminal awal dari perjalanan jauh anak manusia kembali
kehadirat Tuhannya, maka tahap berikutnya adalah hari kebangkitan
setelah terjadinya kejadian yang teramat dahsyat menimpa dunia dan semua
penghuninya yaitu hari kiamat kubro. Pada hari kebangkitan ini semua
manusia di alam kubur dibangkitkan lagi untuk menghadapi hari
perhitungan, semacam hari evaluasi diri pada masing-masing pribadi
manusia. Seluruh umat manusia sejak zaman Nabi Adam A.S sampai umat Nabi
Muhammad Saw yang terakhir menerima ajalnya di dunia. Semua bergerak
menuju Pengadilan Allah SWT. untuk mempertanggungjawabkan segalanya,
apapun yang diucapkan, yang dilakukan dan yang tidak dilakukan oleh
masing-masing diri pribadi manusia. Pada waktu itu tak ada gunanya lagi
anak laki-laki yang dibangga banggakan semasa di dunia, karena masing
masing sibuk mempertanggungjawabkan amalnya sendiri-sendiri. Tak ada
gunanya harta berlimpah yang dikumpulkan selama di dunia siang malam,
begitupun pangkat dan jabatan serta kedudukan tinggi yang mati matian
diperjuangkan selama di dunia, tak ada yang dapat menolong dirinya.
Masing-masing diri hanya bertanggungjawab atas amalnya sendiri.
Bisakah kita mempertanggungjawabkan semua amal kita selama hidup yang
singkat di dunia ini? Semua sangat tergantung atas kualitas amal itu
sendiri! Jika yang kita lakukan melulu amal shaleh yang dilandasi aqidah
dan iman yang lurus dan kokoh, insya Allah perjalanan berikutnya menuju
hari pembalasan selamat dalam rahmat dan kasih sayangNya dan
mendapatkan balasan karunia surga, sebaik-baik tempat dan kekal di
dalamnya. Tetapi, apabila selama di dunia amal yang dilakukan tergolong
perbuatan maksiyat, mendustakan ayat-ayatNya, melalaikan perintah dan
melecehkan laranganNya, apa lagi berusaha menghalangi manusia berbuat
baik dan mendorong berbuat maksiyat dan menyatakan bahwa kejadian pada
hari akhirat itu sekedar cerita dongeng belaka, kemudian ketika sampai
ajalnya tak pernah melakukan pertobatan yakni tobat nasuha, maka jangan
katakan Allah itu mendzaliminya jika kelak ia menerima balasan yang
terburuk yakni neraka jahannam dan tinggal di dalamnya selama-lamanya.
Itulah hasil akhir yang diperoleh dari amal dan perbuatan nista, khianat
dan pembangkangan terhadap perintah dan larangan Allah selama hidupnya
di dunia yang fana.
Sebagai penutup, nasihat yang amat berharga
dari kubur adalah bagaimana manusia dapat mengatasi gelapnya dalam
kubur adalah dengan cara membiasakan shalat tahajut. Mendawamkan bangun
pada dua per tiga malam untuk menunaikan ibadah tambahan menegakkan
shalat tahajut dengan khusyu’, di saat orang lain tidur nyenyak. Insya
Allah dengan membiasakan mengikuti ibadah sunnah para Nabi dan orang
orang shaleh itu, kelak kuburan kita menjadi terang benderang atas
karunia Allah. Setelah kuburan kita dipenuhi cahaya surga, nasihat kubur
berikutnya adalah keluar dari kesempitan yang mencekik dengan banyak
melaksanakan silaturrahim, mengembangkan hubungan baik dengan sesama
manusia, hablum minan nas secara horizontal yang dilandasi hubungan yang
telah terjalin baik dengan Allah Swt. hablum minallah. Menyambung
silaturrahmi diikuti dengan berbuat baik sesamanya, paling sedikit
bermuka cerah dan memberikan senyum dengan tulus. Untuk dapat meramaikan
kesepian kubur, dinasihatkannya agar seringlah membaca Al Qur’an.
Jadikan ia bacaan harian. Tak ada hari tanpa baca dan mendalami Al
Qur’an. Pendalaman disertai penghayatan dan diam-diam kita laksanakan
perintahnya dan kita jauhi perbuatan yang dilarangannya. Langkah
lanjutannya, kita mulai menghafalnya sedikit demi sedikit menurut
kemampuan dan mencoba menerapkan semboyan : one day one ayat. Untuk
meracuni binatang-binatang berbisa yang berusaha mendekati jasad yang
telah ditinggal ruhnya itu, kubur telah menasihatkan agar kita banyak
berinfaq dan bersodaqoh setelah zakat kita tunaikan. Di sekitar kita
masih banyak saudara kita yang memerlukan bantuan dan pertolongan.
Kemauan menolong dan peduli sesamanya perlu ditumbuhkan dalam tiap diri
kita dan sedapat-dapatnya keinginan menolong sesamanya itu ditularkan
kepada anak dan keturunan kita.
Ketika tujuh langkah para
pengantar jenazah telah berlalu dari kuburan, konon malaikat Munkar
Nakir datang menghampiri ruh yang telah berpisah dari jasadnya dan
menanyakan sekitar aqidah dan keimanan kita. Nasihat kubur adalah, agar
kita membaca kalimat tauhid: Laa ilaha illallah terus menerus selama
hidup. Usahakan agar ucapan terakhir, ketika ruh kita keluar secara
bersamaan kitapun mengucapkan kalimat itu. Agar tercapai akhir yang
baik, husnul khatimah maka kesempatan kita yang masih hidup ini harus
kita gunakan sebaik-baiknya untuk membiasakan mengucapkan kalimat tauhid
itu baik dalam keramaian maupun dalam keadaan sendiri, di kala senang
maupun susah, di kala sehat maupun sakit, pagi dan petang sehingga
menjadi kebiasaan selama hidup ini. Insya Allah menjelang sakratul maut,
kalimat itu pula yang akan terucap. Amin ya Rabbal ‘Alamin.
Wabillahi Taufik Wal Hidayah, ...
Salam Terkasih ..
Dari Sahabat Untuk Sahabat ...
... Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci ...
Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil Hikmah-Nya ...
Silahkan DICOPAS atau DI SHARE jika menurut sahabat note ini bermanfaat ....
#BERSIHKAN HATI MENUJU RIDHA ILAHI#